kolam terpal bundar

Panduan Lengkap Budidaya Lele Dengan Kolam Terpal Sistem Bioflok

Perkembangan Bisnis Ikan Lele di Indonesia

Kolam Terpal – Dikalangan masyarakat Indonesia ikan lele bukanlah ikan yang asing lagi untuk dikonsumsi. Jenis ikan tawar ini banyak sekali peminatnya. Meski banyak orang yang menganggap ikan lele adalah ikan yang jijik karena hidup di rawa atau empang dan makanan yang dikonsumsi juga makanan yang dianggap kotor. Namun, toh peminatnya dari hari ke hari makin banyak saja.

kolam terpal 1

Bahkan karena tingginya permintaan sekarang ikan lele tidak hanya dipelihara di empang, tapi mulai dibudidayakan di kolam lele yang lebih modern yakni kolam terpal.

Kolam ikan terpal kini banyak digunakan karena harga terpal lebih murah dan juga lebih efisien, hemat dan ringkas. Jika pada kolam biasa perlu beberapa kali mengganti air tidak demikian dengan kolam terpal. Hal inilah yang menjadikan banyak yang beralih ke kolam terpal.

Varietas ikan lele di Indonesia banyak sekali yang dapat dijumpai. Umumnya varietas yang didapat berasal dari kawin silang antara ikan lele jenis satu dengan ikan lele jenis unggul lainnya.

Kawin silang digunakan untuk mendapatkan indukan yang berkualitas. Dengan indukan kualitas terbaik tersebut maka diharapkan akan didapat anakan lele yang juga berkualitas.

Ada beberapa jenis ikan lele di Indonesia yang kini banyak dibudidayakan. Jenis ikan lele tersebut antara lain: 

1. Lele Dumbo

ikan lele dumbo
foto : duniabinatang.org

Sudah banyak budidaya ikan lele dumbo pada era 80 an. Dibanding lele lokal, lele jenis ini punya banyak keunggulan. Ukurannya yang lebih besar serta daging yang empuk dan banyak. Jadi tidak salah jika dinamakan lele Dumbo.

Banyak masyarakat yang berbondong-bondong membudidayakan ikan lele Dumbo saat ikan lele ini sedang booming di eranya. Kini dengan adanya varietas ikan lele jenis lain yang lebih unggul banyak yang beralih pada ikan lele jenis lain.

 

2. Ikan Lele Sangkuriang

ikan lele sangkuriang
foto : duniabinatang.org

Ikan lele varietas lain yang jadi unggulan setelah ikan lele dumbo adalah ikan lele Sangkuriang. Jenis ikan lele yang satu ini saat ini telah menjadi favorit para peternak ikan lele.

Karena produksi ikannya yang tinggi, masa panen lebih cepat, lebih tahan penyakit, daging yang lebih unggul serta pemeliharaannya yang mudah.

Adapun cara ternak ikan lele, khususnya menggunakan kolam terpal sangatlah tidak sulit. Karena ikan tawar jenis ini bukanlah jenis ikan yang mahal serta sulit perawatannya.

Disamping itu, budidaya ikan lele juga banyak menghasilkan keuntungan. Dengan modal yang tidak terlalu banyak, sudah di dapat keuntungan yang berlipat saat masa panen tiba.

Budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal kini semakin banyak ditemui mengingat banyaknya permintaan pasar untuk konsumsi terutama warung atau rumah makan mahal.

Banyak aneka olahan lele yang bisa dinikmati. Kini bukan hanya masyarakat kelas bawah saja yang mau mengkonsumsi ikan tawar ini. kini masyarakat kelas atas pun telah jadi penggemar ikan lele yang mulai masuk restoran mahal.

Jadi tidak salah kalau budidaya ikan lele ada dimana-mana. Peluang usaha untuk budidaya ikan lele sangat terbuka lebar serta menjanjikan keuntungan yang sangat tinggi.

Tahap Awal Budidaya Ikan Lele Dengan Kolam Terpal  Sistem Biofolk

 

kolam terpal

Budidaya lele bioflok saat ini menjadi pilihan banyak peternak ikan lele karena memang sudah mendapat dukungan dari pemerintah dan juga memang permintaan pasar yang terus meningkat. Dibanding kolam beton yang dulu banyak digunakan atau kolam terpal lainnya kolam terpal menjanjikan banyak keunggulan.

Kolam ini banyak menghemat air, tenaga, waktu serta pakan yang biasanya dikeluhkan banyak peternak ikan lele dan juga bisa menghasilkan panen hingga 3 sampai 4 kali lipat dari biasanya.

Karena pakan yang digunakan dalam kolam terpal biofolk berbeda dengan pakan yang dipakai dalam kolam terpal biasa.Kolam terpal biofolk memakai probiotik berupa mikroorganisme yang berfungsi sebagai pengurai kotoran ikan  lele menjadi pakan yang berguna. Jadi pakan yang digunakan lebih hemat.

Adapun tahap awal yang perlu dipersiapkan dalam budidaya ikan lele dengan kolam terpal biofolk adalah sebagai berikut:

1. Persiapan Kolam Terpal Biofolk

 

kolam terpal bioflok 1

Budidaya ikan lele dengan sistem biofolk telah banyak dilirik karena berbagai keunggulannya. Sistem biofolk sendiri adalah cara ternak lele dengan menciptakan mikroorganisme dan membuat limbah pemeliharaan menjadi gumpalan kecil yang digunakan sebagai pakan alami ikan lele.

Kolam terpal dengan sistem biofolk dibuat dengan plastik terpal atau bisa digunakan kolam terpal siap pakai yang banyak dijual di beberapa toko online seperti juragan terpal Agar ikan lele yang nantinya ditebar dapat beradaptasi maka kolam yang telah berisi air perlu dibiarkan beberapa hari agar ph air juga stabil.

2. Pemilihan Benih

bibit ikan lele
foto : kabartani.com

Dalam pemilihan benih juga tidak bisa sembarangan dalam hal ini. Agar saat panen di dapat ikan lele yang berkualitas maka perlu dipilih benih yang berkualitas  juga, yakni bibit yang unggul. Tips memilih benih yang unggul adalah:

  • Pilih bibit yang sehat dalam artian ukuran tubuh proporsional. Bibit juga harus aktif dan lincah.
  • Ukurannya seragam
  • Riwayat indukan juga perlu diperhatikan. Jika indukan punya riwayat sakit tentu tidak cocok dipilih.

3. Cara Penaburan Benih

Banyak orang yang beranggapan menebar benih tidak perlu teknik tertentu. Padahal pola penebaran benih juga berpengaruh pada kualitas ikan lele saat panen nanti. Penebaran benih tidak bisa dilakukan dengan asal karena merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam kegiatan awal budidaya ikan lele.

Untuk menebar beni terdapat cara yang harus diperhatikan:

a. Waktu

Waktu untuk menyebar benih ikan lele tidak bisa sembarangan. Ada waktu yang tepat untuk melakukannya yakni pada pagi hari sekitar jam 08.00-09.00. sedangkan saat sore waktu yang tepat untuk menebar benih adalah pada jam 15.30-16.30. kenapa pada jam tersebut karena suhu tidak terlalu panas.

Setelah menebar benih juga tidak boleh langsung diberi pakan.

b. Ukuran ikan lele

Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah ukuran bibit. Ukuran yang ditebar harus ideal dan seragam agar tidak mengganggu yang lain

Pemeliharaan Ikan Lele Menggunakan Kolam Terpal Dengan Sistem Bioflok

 

kolam terpal lele
Foto : suksesternak.com

Pemeliharaan ikan lele bukanlah hal yang sulit. Namun, bukan berarti pemeliharaan bisa dilakukan dengan asal. Pemeliharaan dilakukan agar ikan lele dapat berkembang dengan baik dan tidak mengalami stres serta tidak mengalami berbagai penyakit yang umumnya banyak menjangkiti ikan lele.

Untuk budidaya ikan lele dengan sistem kolam biofolk yang perlu diperhatikan adalah kualitas air serta pertumbuhan mikroorganisme yang menjadi pakan utama dalam kolam terpal bioflok.

Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan budidaya ikan lele adalah:

1. Pengaturan Air

Dalam kolam terpal biofolk pengaturan air sangat diperhatikan karena pengaturan air dalam kolam biofolk lebih spesifik dan detail. Sebelum ditebar bibit air dalam kolam terpal perlu dikondisikan terlebih dahulu selama 5-7 hari.

alat pengatur ph air kolam terpal
markastekno.blogspot.co.id

Kualitas air juga perlu dikontrol. Jika airnya hijau akan berpengaruh pada nafsu makan ikan lele. Jika berwarna cerah tidak terlalu pekat dan ikan bergerak aktif artinya kualitas air baik.

Untuk awal pengisian ada beberapa tahap yang harus dilalui dalam persiapan awal pengaturan air:

  • Hari pertama adalah pengisian air dalam kolam terpal.
  • Hari kedua penggaraman yang berfungsi untuk menstabilkan PH air. Garam yang digunakan harus garam grosok.
  • Hari kelima pemberian molase
  • Hari ketujuh pemberian probiotik

PH air dalam kolam terpal perlu dijaga untuk menghindari ikan lele tidak stres juga agar menghasilkan ikan lele berkualitas. Karena jika PH tidak sesuai standart maka saat panen ikan lele yang didapat jauh dari kualitas yang baik juga bisa menyebabkan ikan lele mati.

2. Pakan

Berbeda dengan kolam terpal biasa, kolam terpal sistem biofolk menggunakan pakan yang berbeda. Jika kolam terpal biasa menggunakan pelet maka pada kolam terpal biofolk menggunakan probiotik mikroorganisme yang berkembang dalam kolam.

Dengan adanya pakan probiotik ini dapat menghemat pakan sebanyak 50% serta dapat menggemukkan ikan lele dalam kolam. Selain meningkatkan kualitas ikan lele, probiotik yang digunakan juga mudah dicerna oleh ikan lele.

3. Pemilihan pakan

Pemilihan pakan juga menentukan kualitas dalam pemeliharaan ikan lele. Pakan yang digunakan tidak boleh asal-asalan. Untuk kolam terpal dengan sistem bioflok dipilih pakan yang sesuai dengan sistem biofolk. Umumnya yang digunakan adalah probiotik.

Saat ini banyak peternak ikan lele yang mengeluhkan harga pakan yang terlalu tinggi. Untuk menyiasatinya dibuatlah pakan alternative seperti probiotik atau semacam Azolla yang kini sedang marak digunakan sebagai pakan ikan untuk mengganti pakan pelet yang biasanya banyak digunakan peternak ikan lele.

4. Porsi Pakan

Dalam pemeliharaan, porsi pakan juga harus diperhatikan. Memberi makan ikan lele tidak boleh asal tebar pakan pada kolam juga tidak boleh asal waktu untuk memberi pakan. Porsi pakan disesuaikan dengan banyaknya ikan lele dalam kolam terpal.

Tidak boleh kurang karena ikan lele termasuk ikan kanibal. Jika pakan yang diberikan kurang akan mengganggu ikan yang lain.Waktu memberi pakan juga perlu diperhatikan. Sebaiknya porsi pakan yang diberikan pada ikan lele adalah dua kali sehari yaitu pagi dan sore.

5. Pemberian Obat

Pemberian obat ini dilakukan jika ada penyakit yang menyerang ikan lele. Banyak jenis penyakit pada ikan lele. Untuk pemberian obat juga tidak boleh sembarangan harus sesuai dengan jenis penyakit. Lebih bagusnya menggunakan obat alami.

Masa Panen Ikan Lele Kolam Terpal Sistem Bioflok

 

kolam terpal 2
foto : beritasumbar.com

Masa panen lele biasanya berkisar 3 bulan dari masa tebar benih, akan tetapi, dengan adanya sistem bioflok, waktu yang dibutuhkan menjadi lebih pendek mulai dari 1,5 hingga 3 bulan. Salah satu bukti nyata dari sistem ini adalah program yang telah dijalankan oleh Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta yang telah sukses memanen ikan lele hanya dalam kurun waktu 45 hari seperti dikutip dari Tribun news.

Untuk melakukan panen, terlebih dahulu kolam terpal harus dikosongkan airnya untuk memudahkan dalam pemanenan. Jika dari tahap awal hingga sebelum panen semua yang dilakukan sesuai prosedur kolam terpal sistem bioflok maka hasil panen yang di dapat akan luar biasa.

Sudah bukan rahasia lagi jika ikan lele yang dibudidayakan dalam kolam terpal dengan sistem bioflok akan lebih gemuk dari ikan lele ternak kolam biasa. Masa panen juga lebih cepat.

Untuk mendapatkan masa panen yang tepat waktu ini ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum masa panen dilakukan:

1. Jaga Kualitas Air

Kualitas air sangat berpengaruh pada perkembangan ikan lele dalam kolam. Meski umumnya ikan lele tumbuh ditempat yang keruh, bukan berarti kondisi air dalam kolam juga dibiarkan keruh.

2. Jaga Kepadatan Tebar Kolam

Saat menebar benih pada awal budidaya ada hal yang harus diperhatikan dengan seksama. Yaitu kepadatan tebar kolam. Satu kolam tidak boleh melebihi isi ideal benih. Baiknya benih dalam kolam terpal idealnya berisi 200-400 ekor/m2.

Jika terlalu banyak maka akan mengganggu kelangsungan hidup ikan lele dalam kolam. Akibatnya tidak dihasilkan panen yang maksimal.

3. Pemberian Pakan Lele yang Tepat

pakan ikan lele kolam terpal
Sumber Foto : http://urbanina.com

Ada ketentuan saat memberikan pakan pada ikan lele. Untuk kolam terpal biofolk adalah menggunakan probiotik. Takaran dalam pemberian pakan juga perlu diperhatikan.

Selain porsi pemberian pakan yang pas, waktu pemberian pakan juga ada ketentuan sendiri.

Baiknya pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari. Tidak boleh melebihi takaran porsi serta waktu karena akan mengganggu stabilitas kehidupan ikan lele dalam kolam terpal.

4. Pemilihan Bibit

Bibit juga berpengaruh dalam panen yang dilakukan. Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal serta berkualitas hendaknya dipilih bibit ikan lele yang juga berkualitas.

Saat ini umumnya bibit ikan lele yang sering digunakan adalah varietas ikan lele jenis Sangkuriang karena sudah terkenal bahwa ikan lele jenis ini lebih unggul serta punya kualitas daging yang bagus.

Masa panen ikan lele Sangkuriang juga relatif cepat. Artinya biaya yang dikeluarkan dalam pemeliharaan budidaya ikan lele dapat terkontrol.

Jenis Penyakit Ikan Lele dan Solusinya

 

penyakit lele
foto : infoikan.com

Bukan hanya manusia saja atau tanaman yang terjangkit penyakit. Bahkan jenis ikan tawar yang dibudidayakan juga rawan terkena penyakit. Pakan dan penyakit ini sering menjadi keluhan para peternak ikan lele. Jika dari pakan para peternak banyak yang mengeluh harga pakan yang terlalu tinggi sementara hasil tidak maksimal.

Untuk mengatasi hal tersebut telah banyak dilakukan inovasi agar dapat digunakan pakan alternative yang lebih murah,tapi punya nilai gizi yang sangat tinggi.

Dari pakan, penyakit yang menyerang ikan lele juga sering membuat peternak ikan lele resah. Jika banyak ikan lele yang terserang penyakit maka akan berpengaruh pada hasil panen yang tidak banyak. Bukannya untung yang diraih justru kerugian yang diderita.

Ada beberapa jenis penyakit yang biasanya menyerang ikan lele. Penyakit tersebut dapat di atasi baik itu dengan obat atau menggunakan bahan alami untuk mengatasinya:

1. Penyakit jamur

Penyakit yang sering menyerang ikan tawar terutama lele adalah penyakit jamur. Penyakit ini ditandai dengan munculnya serabut putih pada tubuh ikan lele.

Untuk mengatasinya ada cara yang harus dilakukan:

1. Siapkan garam dapur 1 kg/25m2

2. Air bersih

3. Cuka

4. Campur ketiga bahan tersebut dan tebarkan pada kolam untuk menghilangkan jamur yang menyerang ikan.

2. Bintik-Bintik Putih

Penyakit ini disebabkan protozoa Ichthyopthirius yang kerap muncul pada kolam terpal yang tidak terjaga kersihannya. Untuk mengatasinya cukup dengan perbaikan sanitasi kolam terpal.

3. Cacar

Penyakit ini ditandai dengan munculnya borok pada tubuh ikan hingga merusak hati,limpa dan daging ikan. Penyebab utama penyakit ini adalah bakteri Aeromonas.

Untuk mengatasi penyakit ini bisa menggunakan bahan alami seperti daun pepaya. Caranya cukup tumbuk daun pepaya mentah,buah mengkudu yang telah dipotong-potong dan garam. Campur semua bahan lalu tebar dalam kolam.

4. Parasit pada Ikan

Penyakit ini menyerang insang ikan air tawar yang ditandai ikan akan mengambang ke permukaan. Solusi untuk penyakit ini adalah dengan merendam ikan dalam larutan formalin dengan konsentrasi 15-20 ppm.

Tips Sukses Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Biofolk

budidaya lele

Sebelumnya ada baiknya jika anda membaca ebook panduan budidaya lele.

Dibandingkan kolam terpal atau kolam beton kini kolam terpal dengan sistem bioflok telah banyak digunakan sebagai solusi untuk para peternak ikan lele dengan lahan terbatas. Sejak diperkenalkan kolam terpal dengan biofolk telah banyak diuji coba pada berbagai macam jenis ikan tawar.

Kolam terpal bioflok ada yang berbentuk bulat atau pun kotak. Untuk mendapatkannya sekarang pun tidak sulit banyak yang telah menjual kolam terpal siap pakai. Setelah banyak dilakukan uji coba ternyata sistem budidaya ikan lele ini mempunyai banyak sisi keunggulan yang salah satunya adalah sangat efektif menekan angka kematian seperti yang telah kami jelaskan pada artikel kami sebelum ini.

Pertama tentu kolam ini tidak memakan lahan yang luas, lebih hemat air karena tidak perlu sering diganti, hemat tenaga,hemat pakan karena kolam ini memakai probiotik sebagai pakan, hemat waktu dan hasil panen yang lebih banyak dan bagus.

Budidaya ikan lele dengan kolam terpal biofolk telah banyak ditemui, namun tidak semua sukses menjalankan budidaya dengan sistem ini. untuk mendapatkan kesuksesan dalam budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal ada tips yang harus anda lakukan:

1. Bibit

Hal pertama sebelum memulai budidaya ikan lele, harus diketahui lebih dulu varietas ikan lele manakah yang terbaik. Karena dengan bibit yang berkualitas akan di dapat panen ikan lele yang berkualitas juga hingga keuntungan yang di dapat pun bisa berlipat. Saat ini varietas lele yang unggul adalah varietas lele Sangkuriang.

2. Perbandingan bibit dan kolam

Perhatikan juga perbandingan bibit pada tiap kolam saat tebar benih pada awal budidaya. Jika pada saat tebar benih, bibit ikan yang diberikan pada tiap kolam terlalu banyak tidak akan menghasilkan ikan yang bagus dan gemuk.

3. Kondisi Terpal

Kondisi terpal pun harus diperhatikan. Kesiapan terpal meliputi pengisian air,kondisi terpal yang harus didiamkan sementara sebelum tebar benih serta kualitas PH air dalam kolam. Untuk mencegah penyakt serta menstabilkan PH air perlu dilakukan penggaraman dengan garam grosok

4. Pakan yang berkualitas

Jika media dan bibit telah terkondisikan dengan baik, kualitasnya juga bagus, maka kondisi pakan juga perlu perhatian. Untuk mendapatkan ikan lele yang bagus pakan yang diberikan harus pakan dengan kualitas bagus dan sesuai dengan sistem biofolk.

BACA JUGA | Ilmu Sukses Memulai Budidaya Lele Di Kolam Terpal

Tips Pemasaran Ikan Lele

 

pemasaran ikan lele
foto : bibitikan.net

Untuk memasarkan hasil panen ikan lele saat ini bukan sesuatu yang sulit karena semua kalangan telah mengkonsumsi ikan ini. banyak warung dipinggir jalan yang menjual makanan dengan menu ikan lele. Ikan lele telah naik kelas.

Jika dulu banyak orang yang jijik dengan ikan lele karena tempat hidupnya yang kotor maka sekarang ikan lele telah banyak dibudidayakan dikolam-kolam baik itu kolam beton atau kolam terpal. Pakan yang diberikan juga bukan lagi pakan kotor seperti anggapan banyak orang. Dengan pakan yang bagus tentu ikan lele yang dihasilkan akan bagus juga.

Pemasaran ikan lele dapat dilakukan dimanapun karena tingginya permintaan pasar akan ikan lele. Jadi tidak perlu risau untuk pangsa pasar ikan lele setelah masa panen tiba. Bahkan kini restoran mahal pun banyak yang menyajikan ikan lele. Sekarang ada juga franchise ikan lele yang sangat terkenal.

Tips-tips pemasaran berikut layak dicoba untuk pemula yang memulai budidaya ikan lele:

1. Amati Perkembangan Pasar

Meski ikan lele bukanlah ikan yang mahal, tapi adakalanya jika masa panen lambat atau ketika hasil panen tidak bagus maka harga ikan lele akan melambung tinggi. Dan tentunya permintaan ikan lele tidak pernah surut. Jika masa panen tepat maka keuntungan yang di dapat akan sangat tinggi.

2. Jaga Kualitas Ikan Lele

Dengan menjaga kualitas ikan lele akan banyak pembeli ikan lele yang mencari ikan lele yang anda budidayakan. Menjaga kualitas tentu dengan pemilihan bibit yang tepat serta perawatan yang maksimal.

BACA JUGA | Modal Awal Ternak lele

Bagi anda yang ingin membeli kolam terpal  untuk budidaya ikan lele agar hasil bertambah hingga lima kali lipat, kami menyediakan kolam terpal berkualitas tinggi dengan berbagai Macam Bentuk dan Ukuran.

Hubungi kami di :

Telefon            : +6281259311689

Whatsapp       : 081259311689

Email               : cs.juraganterpal@gmail.com