Wih! Fakta Menggiurkan Budidaya ikan Nila!

Wih! Fakta Menggiurkan Budidaya ikan Nila!

Keunggulan Budidaya Ikan Nila

Budidaya ikan nila merupakan salah satu usaha yang cukup populer di kalangan masyarakat, khususnya peternak ikan. Meski jumlah peternak ikan nila masih kalah dibandingkan dengan peternak ikan lele, tetapi setiap tahunnya angka peternak ikan nila selalu mengalami peningkatan.

Hal yang sangat wajar mengingat peluang ternak ikan nila masihlah terbuka lebar. Rasanya yang gurih dan lezat pun membuat ikan nila menjadi favorit masyarakat Indonesia.

Wih! Fakta Menggiurkan Budidaya ikan Nila! 2

Tak hanya itu saja, ikan nila pun mengandung gizi yang tinggi dan manfaat yang luar biasa bagi siapa pun yang menyantapnya. Hal inilah yang membuat nila sangat disukai.

Melihat peluang tersebut, sejumlah orang beralih menjadi peternak ikan nila. Bahkan mereka rela meninggalkan pekerjaan sebelumnya demi meraih untung yang melimpah dari budidaya ikan nila.

Sayangnya, masih sedikit orang yang melirik bisnis ini padahal potensi keuntungannya tak kalah dari budidaya ikan jenis lainnya. Malahan, usaha ternak ikan nila memiliki sejumlah keunggulan yang tak dimiliki budidaya ikan lainnya.

Adapun kelebihan usaha ternak ikan nila, antara lain sebagai berikut.

  • Pangsa Pasar Luas

Usaha ikan nila memiliki pangsa pasar yang masih luas. Tingkat persaingannya pun tergolong masih rendah. Hal ini sangat menguntungkan karena Anda bisa dengan mudah menguasai pasar.

Belum lagi tingkat permintaan pasar yang cukup tinggi, Anda tidak akan kehilangan peluang untuk mendapatkan keuntungan yang melimpah. Tak heran jika para peternak ikan nila dapat hidup berkecukupan bahkan menjadi seorang jutawan.

  • Modal Kecil

Jika Anda mencari bisnis dengan modal kecil makan budidaya ikan nila dapat dijadikan pilihan. Ikan merupakan salah satu makanan favorit orang Indonesia. Ikan pun tidak membuat orang mudah bosan lantaran dapat diolah menjadi beraneka hidangan nan lezat.

Risiko usaha ternak ikan pun tergolong rendah dibandingkan dengan usaha lainnya, misalnya saja usaha kafe atau rumah makan. Selain membutuhkan modal yang besar, jika tidak menawarkan makanan yang lezat dan menarik, tingkat keuntungan usaha tersebut termasuk rendah.

Lain halnya dengan usaha ternak ikan. Meskipun Anda harus menunggu waktu selama 3 bulan hingga masa panen tiba, tetapi setelah masa panen berakhir, modal Anda akan kembali. Belum termasuk keuntungan yang Anda dapatkan.

  • Benih Mudah Didapat

Benih ikan nila sangat mudah didapatkan. Anda bisa membeli benih ikan nila berkualitas tinggi di toko khusus perikanan. Pastikan benih yang Anda beli tidak cacat fisik, aktif bergerak, dan memiliki ukuran yang sama.

  • Tersedia Banyak Jenis Ikan Nila

Serupa dengan jenis ikan lainnya, ikan nila pun tersedia banyak jenis. Masing-masing jenis memiliki keunggulannya tersendiri. Agar Anda tidak penasaran, simak sejumlah jenis ikan nila yang tersedia di pasaran.

  • Ikan Nila Hitam

Ikan nila hitam merupakan jenis ikan yang paling banyak beredar di pasaran. Bahkan bisa dibilang ikan nila hitam menjadi favorit kebanyakan orang. Rasanya lezat dan gurih. Benihnya pun sangat mudah ditemukan.

  • Ikan Nila Merah

Selain ikan nila hitam, ikan nila merah pun banyak tersedia di pasaran lantaran banyak dicari oleh penikmat kuliner. Warna ikan nila merah sangat cantik. Dibandingkan dengan harga jual ikan nila hitam, ikan nila merah lebih mahal. Pertumbuhannya pun sangat cepat.

  • Ikan Nila Gift

Jenis lain yang tak kalah diminati pasar adalah ikan nila gift. Ikan ini merupakan hasil persilangan antara ikan nila dari sejumlah negara, yakni Ghana, Mesir, Singapura, Taiwan, Mesir, Kenya, Thailand, dan Senegal.

Jika dibandingkan dengan ikan nila merah, warna ikan nila gift memang kurang bagus. Namun, jangan salah, sebab ikan nila gift memiliki interval pemijahan yang relatif singkat. Hanya membutuhkan waktu selama 6 minggu saja bagi induk ikan nila gift untuk menghasilkan 2000 telur. Ikan gift pun memiliki bobot yang cukup besar, yakni mencapai 600 gram.

  • Ikan Nila Gesit

Dibandingkan dengan jenis ikan nila lainnya, ikan nila gesit sangat disukai oleh peternak ikan. Mengapa? Karena mudah dibudidayakan dan memiliki bobot tubuh yang besar. Dalam usia empat bulan saja ikan ini bisa mencapai bobot hingga 600 gram.

  • Ikan Nila Best

Sesuai dengan namanya, ikan nila jenis ini memiliki daya tahan yang sangat bagus. Pasalnya, ikan ini sangat aktif, gesit, dan tak rentan terkena penyakit.

  • Ikan Nila Bangkok

Jenis ikan nila lainnya yang tak kalah banyak dijadikan pilihan peternak adalah ikan nila Bangkok. Ikan ini memiliki rasa yang sangat lezat. Ikan nila Bangkok pun mudah diolah, seperti digoreng, dibakar, bahkan dibuat sup ikan.

  • Ikan Nila Larasati

Ikan nila jenis ini dikenal dengan sebutan ikan Nila Janti. Warnanya sangat khas, lebih cerah ketimbang jenis nila lainnya. Soal rasa pun tak kalah lezat. Dagingnya sangat tebal.

Ikan nila ini pun tidak mudah terkena penyakit bahkan sangat baik dalam menghadapi bakteri algalectiae dan streptocuss.

  • Nila Menghasilkan Benih Lebih Banyak

Tahukah Anda bahwa ikan nila mampu menghasilkan benih lebih banyak dibandingkan dengan ikan jenis lainnya? Di mana, ikan nila dapat menelurkan lebih dari 1.500 ekor. Bahkan tak jarang mencapai 2.800 ekor.

Selain itu, ukuran telur ikan nila lebih besar sehingga mampu memproduksi anakan hingga lima kali lipat lebih banyak. Hal inilah yang menjadi keunggulan budidaya ikan nila.

  • Ukuran Larva Lebih Besar

Ikan nila, khususnya ikan nila best memiliki pertumbuhan hingga 87 kali lipat lebih besar dari ukuran awal, hanya dalam waktu 40 hari saja. Sementara ikan nila jenis lainnya, rata-rata hanya mencapai 17 kali ukuran awal.

  • Daya Tahan Tubuh Kuat

Daya tahan ikan nila tergolong kuat dan kebal terhadap serangan penyakit. Dengan begitu, Anda tidak akan mengalami kerugian saat panen berlangsung.

  • Harga Jual Tinggi

Harga jual ikan nila termasuk tinggi dan sangat jarang mengalami penurunan. Ketika produksi ikan nila semakin menipis di pasaran, harga jualnya pun akan meningkat. Saat panen masal berlangsung pun, harga ikan nila tetap stabil.

  • Mudah Didistribusikan

Faktor lain yang menjadi keunggulan budidaya ikan nila adalah mudah didistribusikan. Proses pendistribusian ikan nila sangat beragam. Anda bisa menjualnya secara langsung, menitipkannya pada pengecer, menjadi pemasok untuk kafe, rumah makan, supermarket, ataupun pasar tradisional.

Selain dijual mentahan, ikan nila juga dapat dijual setelah diolah. Malahan, cara ini memberikan Anda keuntungan yang lebih banyak. Misalnya pepes ikan nila, ikan nila goreng, ikan nila bumbu rujak, ikan nila bakar madu, ikan nila saus tiram, ikan nila kuah kuning, ataupun ikan nila asam manis.

Metode Terbaik Ternak Ikan Nila di Lahan Sempit

Meski bisnis ikan nila sangat menggiurkan, tetapi masih ada segelintir orang yang masih ragu. Salah satu alasan utamanya adalah karena lahan yang sempit. Padahal hanya dengan luas lahan 1m3 saja Anda sudah bisa menjalankan budidaya ikan nila.

Bagaimana bisa? Tentu saja bisa, yakni dengan menggunakan teknologi bioflok. Teknologi canggih ini memungkinkan Anda membuat kolam ikan nila di rumah.

Wih! Fakta Menggiurkan Budidaya ikan Nila! 3

Kolam terpal memiliki banyak keunggulan ketimbang kolam jenis lainnya, seperti kolam tembok, kolam semen, dan kolam tanah. Adapun kelebihan kolam terpal, antara lain sebagai berikut.

  • Dapat dibuat di mana saja
  • Dapat menampung ikan lebih banyak
  • Tingkat Kematian ikan rendah
  • Kualitas ikan tinggi
  • Mudah dibersihkan

Serupa dengan kolam lainnya, kolam terpal pun terbagi ke dalam dua jenis, yakni kolam terpal bulat dan kotak. Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.

Baca Juga :  Cara budidaya ikan nila di kolam terpal

Agar Anda tidak penasaran, simak perbandingan kolam terpal bulat dengan kotak berikut ini.

Kelebihan Kolam Terpal Bulat

  • Tebar padat tinggi
  • Pengadukan lebih merata
  • Kotoran ikan terpusat di central drain
  • Kualitas air lebih bersih
  • Ikan lebih sehat
  • Pertumbuhan ikan lebih baik
  • Risiko benturan antara ikan rendah
  • Sophisticated

Kekurangan Kolam Terpal Bulat

  • Menampung lebih sedikit volume air
  • Harga kolam terpal bulat jauh lebih mahal
  • Dibutuhkan jarak antara kolam yang cukup jauh

Kelebihan Kolam Terpal Kotak

  • Harga lebih murah bahkan jika dibandingkan dengan kolam beton
  • Volume air lebih maksimal
  • Kolam dapat dibangun dengan jarak dekat ataupun berdempetan dengan kolam lainnya
  • Cocok untuk tebar padat rendah

Kekurangan Kolam Terpal Kotak

  • Tidak cocok untuk tebar padat tinggi
  • Ikan masih berpotensi bertabrakan dengan dinding atau ikan lainnya

Cara Sukses Budidaya Ikan Nila untuk Pemula

Setelah Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan bentuk kolam di atas, hal selanjutnya yang perlu untuk Anda ketahui adalah cara sukses budidaya ikan nila untuk pemula.

Wih! Fakta Menggiurkan Budidaya ikan Nila!

Nah, bagi Anda yang berminat untuk memulai budidaya ikan nila. Ada sejumlah hal yang wajib Anda persiapkan lebih dulu. Agar lebih jelas, simak uraian berikut ini.

  • Membuat Kolam Terpal

Salah satu ikan yang cocok di kolam terpal adalah ikan nila. Setelah menyiapkan lahan, pastikan untuk membuat kolam terpal sesuai keinginan Anda, baik ukuran maupun bentuk.

  • Menyiapkan Benih

Setelah kolam terpal siap, siapkan benih ikan nila. Pastikan untuk membeli benih ini di tempat yang terjamin kualitasnya. Hindari membeli benih ikan nila di toko ikan hias.

Meski harga benih ikan nila unggulan lebih mahal, tetapi hasil yang akan Anda raih pun sepadan. Pasalnya, risiko kematian benih ikan nila unggulan lebih rendah. Berbeda dengan benih ikan nila biasa yang memiliki tingkat kematian tinggi.

  • Pengisian Air

Setelah kolam terpal siap, isilah kolam dengan air. Meski ikan nila sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya, tetapi akan lebih baik jika kualitas air dijaga.Untuk hasil terbaik, gunakan kualitas air dengan pH stabil (antara pH5 hingga pH8), alkalintas, dan oksigen yang cukup.

Di mana  kadar oksigen bermanfaat untuk membakar pernapasan pakan, alat pertumbuhan, gerak ikan, dan reproduksi. Kurangnya kadar oksigen hanya akan menyebabkan pertumbuhan ikan nila kurang optimal. Ikan pun lebih rentan stres, sulit makan, rentan terkena penyakit, bahkan kematian.

  • Pengendapan

Untuk mempercepat proses pembetukan mikroorganisme, Anda bisa memasukkan probiotik ke dalam air. Namun, jika Anda kesulitan mencari probiotik di lingkungan sekitar, gunakan saja campuran tanah dan kotoran hewan yang diberi sedikit air. Dengan cara ini, mikroorganisme akan muncul lebih cepat.

  • Penyebaran Benih

Tahap penting selanjutnya dalam budidaya ikan nila adalah penyebaran benih. Penyebaran benih dapat dilakukan setelah mikroorganisme muncul. Biasanya tahap ini memerlukan waktu selama tujuh hingga sepuluh hari.

Setelah mikroorganisme muncul, Anda diperbolehkan untuk menyebar benih. Pada hari pertama dan kedua, benih ikan nila tidak perlu diberi pakan. Tujuannya, agar benih tersebut menyantap mikroorganisme yang sudah berada di dalam kolam.

  • Menyiapkan Pakan Ikan

Setelah dua hari berlalu, Anda boleh menebar pakan ikan nila di kolam terpal. Pastikan untuk memilih pakan yang berkualitas dan cocok untuk ikan nila. Selain pakan ikan, sebaiknya beri tambahan azolla untuk meningkatkan pertumbuhan ikan nila.

  • Pemberian Pakan Ikan

Meski tergolong sepele, tetapi pemberian pakan ikan haruslah sesuai. Baik dalam jumlah maupun dosis. Anda harus menyesuaikan takaran dengan umur ikan nila. Terlalu sedikit memberikan pakan dapat menyebabkan ikan nila kekurangan gizi.

Sebaliknya, jika pakan yang Anda beri terlalu banyak, ikan nila berpotensi terkena penyakit. Pemberian pakan ikan nila pun dapat Anda variasikan. Namun, yang paling direkomendasikan adalah di pagi hari dan sore hari.

  • Pemberian Vitamin

Untuk menjaga kesehatan ikan nila, Anda dapat memberikan vitamin secara berkala. Cara ini pun akan menghasilkan ikan dengan rasa yang lebih gurih dan lezat. Tak hanya itu saja, vitamin pun dapat merangsang pertumbuhan ikan nila secara efektif. Dampaknya, ikan nila akan memiliki bobot lebih berat dan tubuh lebih panjang.

  • Pemeliharaan Ikan

Menjaga dan merawat ikan selama proses budidaya ikan nila berlangsung adalah hal yang wajib. Tanpa perawatan, ikan nila dapat berisiko mengalami kematian. Perawatan ekstra pun harus diberikan saat peralihan musim atau cuaca ekstrem. Tujuannya adalah untuk mencegah ikan nila terkena hama penyakit yang bisa menyebabkan kematian.

  • Penyortiran Ikan

Agar hasil budidaya ikan nila lebih optimal, pisahkan ikan nila yang memiliki pertumbuhan cepat dengan ikan nila yang berkembang lebih lambat. Hal ini bukan saja untuk menghindatri kanibalisme, melainkan juga membuat panen lebih merata dengan hasil maksimal.

  • Penggantian Air Kolam

Ikan nila memang memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat. Nila pun mudah untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Bahkan nila dapat hidup di dalam air yang jarang diganti sekalipun.

Akan tetapi, jika air kolam tercemar dan berpotensi menimbulkan penyakit, sebaiknya lakukan penggantian air kolam. Dengan cara ini, risiko kerugian dapat ditekan semaksimal mungkin.

  • Panen Ikan

Ada dua cara panen yang dapat Anda lakukan, yakni sebagian atau sekaligus. Untuk panen sekaligus, gunakan jaring. Sementara panen sebagian, cukup dengan memisahkan ikan nila ke dalam kolam lain. Pastikan untuk memberi malachite grin sebelum disatukan kembali ke kolam awal.

  • Distribusi Ikan

Setelah panen berlangsung, langkah selanjutnya adalah pendistribusian ikan nila. Ada banyak cara yang dapat Anda pilih. Salah satu caranya adalah dengan melakukan kerja sama dengan pemilik restoran, warung makan, pedagang ikan eceran, kafe, ataupun menjadi pemasok supermarket dan pasar tradisional.

Selain cara tersebut, Anda pun dapat menjual ikan nila dalam bentuk sudah matang. Umumnya cara ini dilakukan oleh peternak ikan yang juga memiliki usaha di bidang kuliner. Meski lebih repot, tetapi keuntungan yang dihasilkan lebih besar ketimbang menjual ikan mentahan.

Demikianlah informasi lengkap mengenai budidaya ikan nila berikut dengan langkah praktis agar sukses ternak ikan nila. Selamat mencoba. Jangan lupa bagikan, ya!